Cara Mandi Bersih

cara mandi bersih dengan sabun

Banyak yang menganggap bahwa mandi tidak memerlukan cara, bahkan sebagian lagi mengklaim kalau cara mandi yang selama ini dipraktikkan sudah benar. Anehnya, walaupun sudah mandi sampai bersih, kok masih bisa sakit ya?

Nah, kalau sudah seperti itu berarti ada yang perlu dievaluasi. Barangkali urutan mandinya belum benar dan menyepelekan hal-hal yang sekiranya justru penting untuk dilakukan. Oleh karena itu, ada baiknya mulai dari sekarang harus lebih memerhatikan tata cara mandi supaya tubuh tidak mudah sakit.

Cara Mandi Bersih yang Baik dan Benar

1. Penyiraman dilakukan dari bawah

Saat mandi, akan lebih baik basahi bagian kaki terlebih dahulu dengan menggunakan teknik terbalik.

Kalau biasanya mandi dilakukan dengan cara menyiramkan air dari atas kelapa, mulai sekarang siramlah bagian kaki ke atas hingga lutut supaya suhu tubuh naik secara berangsur-angsur.

2. Penyiraman kedua

Setelah dari lutut, maka dilanjutkan hingga bagian perut. Setelah menyiram bagian lutut ke perut, maka tidak ada salahnya badan sambil digosok agar kotoran yang menempel pada kulit ikut luntur atau hilang.

3. Penyiraman ketiga

Nah, usai dari perut, maka penyiraman air bisa dilanjutkan hingga arah pundak atau bawah leher. Hal ini akan membuat suhu tubuh kamu tetap terjaga seimbang dan tidak menyebabkan sakit setelah mandi. Bagian pundak dan ketiak pada umumnya rentan terhadap kuman dan virus, maka dari itu sebaiknya jangan lupa untuk digosok perlahan supaya kotoran yang menempel bisa terhanyut bersama air.

3. Tahap pembersihan

Terakhir, siramlah bagian leher hingga kepala sampai basah. Namun buat kamu yang tidak ingin keramas, maka cukup hingga muka saja sembari ditepuk-tepuk menggunakan kedua telapak tangan (jangan digosok). Hal ini bertujuan sebagai pijatan alami saat air masih menempel di wajah.

4. Memilih sabun

Saatnya menggunakan sabun mandi yang tepat sesuai keadaan kulit kamu masing-masing. Setelah itu, bilas menggunakan air beberapa kali sampai sabun hanya meninggalkan aroma saja dan pastikan badan telah kesat.

5. Memeriksa lipatan pada tubuh

Periksa seluruh bagian sela-sela badan yang memang wajib dibersihkan. Seperti bagian lekukan belakang lutut, paha, siku, dan ketiak. Tanda bersihnya kulit adalah ketika disentuh  maka akan terasa kesat.

Setelah bagian lipatan, maka periksa pula bagian kuku jari atau kaki. Apabila masih ada yang kotor maka sebaiknya dibersihkan menggunakan sabun.

6. Basuhan terakhir

Jangan lupa berikan basuhan terakhir sebelum membalutkan handuk ke seluruh badan supaya kotoran terakhir yang menempel bisa larut dalam air dan badan menjadi lebih wangi.

7. Penggunaan handuk yang baik dan benar

Proses terakhir saat mandi adalah mengeringkan air menggunakan handuk. Pilihlah handuk yang memiliki serat kain paling baik dan berukuran lebih besar agar mampu menjangkau seluruh badanmu, sehingga bagian handuk yang sudah digunakan untuk menyeka air di bagian perut tidak digunakan sekaligus untuk mengelap  wajah.

8. Gosok gigi di luar

Menggosok gigi menggunakan air kran yang mengalir lebih sehat dibandingkan air dalam bak mandi. Ini artinya, kamu bisa menggosok gigi di luar kamar mandi supaya mendapatkan air yang bersih dan tidak terkontaminasi dengan sabun.

Setelah mandi selesai, jangan lupa untuk memerhatikan perawatan lain, seperti misalnya cara merawat wajah usai mandi yang akan menunjang penampilan kamu sampai malam hari.

Tidak cukup sampai di situ saja, penggunaan produk perawatan wajah juga harus dipilih yang paling cocok dan bagus. Buat kamu yang ingin melihat wajah tetap kinclong setelah mandi, maka bisa mengaplikasikan cushion April Skin yang bisa disesuaikan dengan warna kulitmu sendiri. Bahkan untuk jenis kulit yang kusam bisa menjadi lebih bercahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *